Bahasa Indonesia
Di dalam kulitmu yang hangat, hembusan nafas pelan dari keheningan yang tak tertembus menebarkan keraguan-pengasingan di Bumi tercurah pengasingan telinga tuli dari kehadiran pertamamu sudah memenuhi warisan yang tak terhapuskan dari semua janji-janji palsu pada intinya retak seperti kapal baik masa depan